Instagram, Facebook, WhatsApp Down Serentak! Meta Alami Gangguan Global, Grup Hacker Klaim Serangan DDoS | Langit Eastern

Table of Contents

Layanan Meta mengalami gangguan besar pada Jumat (12/6) pagi waktu AS, membuat jutaan pengguna di seluruh dunia tidak dapat mengakses Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Messenger selama beberapa jam. Andy Stone, VP Komunikasi Meta, mengonfirmasi gangguan tersebut dan menyatakan tim engineering sedang bekerja memulihkan layanan.

Layar iPhone menampilkan ikon aplikasi Instagram dan Facebook

Kronologi: Dimulai dari WhatsApp, Menyebar ke Seluruh Platform

Berdasarkan laporan The Next Web, gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 09.30 ET pada WhatsApp, kemudian menyebar ke platform lainnya. Pengguna Facebook melaporkan logout paksa secara tiba-tiba, pesan error "Query Error" atau "Sorry, something went wrong," dan ketidakmampuan untuk login kembali. Sebagian pengguna lain masih bisa membuka aplikasi tetapi tidak dapat memposting, berkomentar, memberi reaksi, mencari, atau memuat Stories dan Marketplace.

Data dari DownDetector menunjukkan lonjakan laporan yang signifikan. Facebook mencatat lebih dari 130.000 laporan gangguan, Instagram sekitar 9.500, dan WhatsApp dalam jumlah yang lebih sedikit. Mayoritas pengguna melaporkan masalah pada aplikasi, diikuti oleh masalah login. Laporan masuk dari berbagai negara termasuk Filipina, Taiwan, Australia, Spanyol, dan Afrika Selatan, mengindikasikan bahwa gangguan bersifat global dan berasal dari infrastruktur pusat Meta, bukan sekadar gangguan lokal.

Dampak ke Bisnis: Ads Manager dan WhatsApp Business Ikut Terganggu

Gangguan tidak hanya berdampak pada pengguna biasa. Halaman status bisnis Meta mencatat "High Disruptions" pada berbagai produk bisnis termasuk Facebook Ads Manager, Messenger Platform, Messenger API untuk Instagram, dan WhatsApp Business Platform. Pengiklan tidak dapat membuat atau mengedit iklan selama periode gangguan, yang terjadi pada hari Jumat, waktu yang sangat merugikan bagi bisnis yang mengandalkan platform Meta untuk penjualan dan pemasaran.

Meta kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui halaman statusnya: "Kami telah pulih dari gangguan sebelumnya yang memengaruhi Pembuatan dan Pengeditan Iklan, dan layanan kini telah dipulihkan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan." Meskipun demikian, WhatsApp Business Platform masih menunjukkan status "High Disruptions" pada saat laporan ditulis, menandakan pemulihan yang tidak merata antar platform.

Klaim Grup Hacker: "ANONYMOUS HOTZ /// APT" Minta Tebusan $100.000

TraceX Labs, perusahaan keamanan siber dan intelijen ancaman asal India, mengidentifikasi sebuah portal dark web di jaringan Tor di mana kelompok yang menyebut diri "ANONYMOUS HOTZ /// APT" mengklaim bertanggung jawab atas gangguan global tersebut. Portal yang muncul tak lama setelah gangguan dimulai ini tersedia dalam bahasa Mandarin (default) dan Inggris.

Kelompok tersebut mengklaim telah melancarkan serangan Distributed Denial-of-Service (DDoS) terhadap infrastruktur global Meta Platforms. Mereka menyatakan bahwa Instagram dan Facebook "diambil offline secara global" dengan gangguan layanan lebih dari enam jam. Portal tersebut juga memuat permintaan tebusan sebesar $100.000 USDT (TRC20) dengan alamat wallet TKjqghf5aYdnpE4ZXFexZd1HYRrYC1EVXa, disertai ancaman bahwa serangan lebih besar akan terjadi dalam 30 hari jika pembayaran tidak dilakukan. TraceX Labs menekankan bahwa hingga saat ini belum ada bukti teknis terverifikasi yang mengonfirmasi klaim tersebut.

Meta Belum Umumkan Penyebab Resmi, Pemulihan Bertahap

Hingga Jumat sore waktu ET, Meta telah memulihkan sebagian besar layanan konsumen. Halaman status Meta per pukul 16.22 ET menyatakan bahwa semua gangguan telah dipulihkan dan seluruh disruptions telah selesai. Namun, perusahaan belum memberikan penjelasan resmi mengenai akar penyebab gangguan, apakah itu kesalahan konfigurasi, kegagalan infrastruktur, atau serangan siber.

Pola pemulihan yang tidak merata antar wilayah dan platform memperkuat dugaan bahwa masalah berasal dari sistem pusat Meta. Pengguna di beberapa wilayah melaporkan pemulihan lebih cepat, sementara yang lain masih mengalami Stories bar kosong, feed yang tidak diperbarui, atau pesan "Try Again" hingga sore hari. Skala gangguan ini menjadi pengingat betapa besarnya ketergantungan global terhadap ekosistem Meta: dengan miliaran pengguna, bahkan gangguan beberapa jam saja menciptakan efek riak yang signifikan pada komunikasi, bisnis, dan login di berbagai layanan pihak ketiga yang terhubung.

Saran Link Internal: Sejarah gangguan besar platform media sosial, Apa itu serangan DDoS dan cara kerjanya, Tips mengamankan akun media sosial dari gangguan layanan