Transformasi Kebijakan Deep Tech India: Strategi Jangka Panjang Membangun Raksasa Teknologi Dunia

Table of Contents

Langit Eastern

Pemerintah India baru saja melakukan langkah revolusioner dalam memayungi sektor deep tech dengan memperbarui kerangka kerja startup nasional mereka. Berbeda dengan model bisnis digital konvensional, perusahaan di bidang antariksa, semikonduktor, dan bioteknologi membutuhkan napas yang jauh lebih panjang untuk mencapai komersialisasi. Menyadari realitas ini, masa status startup bagi sektor ini resmi diperpanjang hingga 20 tahun, sebuah pengakuan terhadap siklus pengembangan sains yang lambat namun berdampak besar.

 

Langkah ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan strategi untuk menghilangkan apa yang disebut oleh para ahli sebagai "sinyal kegagalan palsu." Sebelumnya, banyak perusahaan riset kehilangan status startup dan keuntungan pajaknya justru di saat mereka sedang mendekati terobosan teknis namun belum menghasilkan pendapatan besar. Dengan menaikkan ambang batas pendapatan menjadi ₹3 miliar, India memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi para inovator sebelum mereka dianggap sebagai perusahaan dewasa.

 

Sinergi antara modal publik dan swasta menjadi motor utama dalam ekosistem baru ini. Melalui Dana Riset, Pengembangan, dan Inovasi (RDI) senilai ₹1 triliun, pemerintah berupaya menutup celah pendanaan pada tahap pertumbuhan atau growth stage. Kehadiran India Deep Tech Alliance, yang melibatkan raksasa seperti Nvidia dan firma modal ventura global seperti Accel, menandakan bahwa kepercayaan investor internasional terhadap fundamental teknologi India sedang berada di titik tertinggi.

 

Meskipun masih terdapat kesenjangan pendanaan yang masif dibandingkan Amerika Serikat dan Tiongkok, arah kebijakan India menunjukkan kematangan dalam memahami "patient capital" atau modal yang sabar. Bagi para pendiri, regulasi ini mengurangi tekanan untuk memindahkan markas ke luar negeri (flipping). Kini, fokus utama bukan lagi sekadar bertahan hidup dari segi regulasi, melainkan bagaimana menciptakan sepuluh hingga dua puluh perusahaan deep tech yang mampu mendominasi pasar global dalam dekade mendatang.