x Menanti Reuni Emas Jose Mourinho dan Cristiano Ronaldo di Selecao das Quinas

Menanti Reuni Emas Jose Mourinho dan Cristiano Ronaldo di Selecao das Quinas

Table of Contents
Langit Eastern

Wacana kehadiran Jose Mourinho di kursi kepelatihan Timnas Portugal selepas Piala Dunia 2026 bukan sekadar rumor pergantian posisi biasa. Spekulasi ini membawa angin segar bagi publik sepak bola dunia yang merindukan kolaborasi antara taktik pragmatis Mourinho dan ketajaman Cristiano Ronaldo.

 

Federasi Sepak Bola Portugal dikabarkan mulai melirik "The Special One" yang saat ini menukangi Benfica sebagai suksesor Roberto Martinez. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk membawa mentalitas juara klub ke level internasional melalui pelatih dengan profil paling mentereng dalam sejarah Portugal.

 

Data statistik menjadi alasan kuat mengapa duet ini begitu dinantikan oleh para pendukung setia Portugal. Sepanjang sejarah kariernya, Ronaldo mencapai puncak produktivitas paling menakutkan justru saat berada di bawah arahan Mourinho selama periode 2010-2013 di Real Madrid.

 

Catatan 168 gol dari 164 pertandingan membuktikan bahwa sistem permainan yang dibangun Mourinho mampu memaksimalkan insting predator CR7 secara optimal. Angka ini bahkan melampaui statistik gol Ronaldo saat ia berada di bawah kepemimpinan pelatih legendaris lainnya seperti Carlo Ancelotti atau Zinedine Zidane.

 

Meskipun Ronaldo akan menginjak usia 41 tahun, dedikasinya terhadap kebugaran fisik memungkinkan dirinya untuk tetap bersaing di level tertinggi. Kehadiran Mourinho diprediksi bisa menjadi motivasi tambahan bagi sang mega bintang untuk menunda masa pensiun demi satu ambisi besar terakhir.

 

Mourinho sendiri belum pernah melatih tim nasional sepanjang karier kepelatihannya yang gemilang. Tantangan membawa tanah airnya meraih kejayaan internasional akan menjadi pelengkap sempurna bagi lemari trofi pribadinya yang sudah penuh dengan gelar liga dan Eropa